Friday, 19 April 2019
redaksi@karodaily.com
Public Service CareSinabung SR

Bupati dan Kepala BPBD Tinjau Jalur Evakuasi Pengungsi Sinabung

KaroDaily,NAMAN TERAN-Setelah melalui proses yang sangat panjang dan melelahkan dengan melibatkan semua pihak, jalan tembus Karo-Langkat sekitar pertengahan tahun 2018 ini akan segera ditingkatkan pembangunannya oleh Pemprovsu.

Hal itu diungkapkan Bupati Karo Terkelin Brahmana SH didampingi Ny Sariati Terkelin Brahamana, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provsu, Riadil Akhir Lubis saat meninjau jalur evakuasi pengungsi Sinabung Jalan tembus Karo-Langkat, Minggu (18/03/2018).

Sebagaimana dilansir Harian Andalas.com, pembangunan peningkatan jalan, jalur alternatif Kabupaten Langkat-Kabupaten Karo, semakin terasa dibutuhkan menghindari terjadinya kemacetan parah yang kerap terjadi di jalan nasional Medan-Berastagi yang kelihatannya tidak mampu lagi menampung padatnya arus lalu-lintas, sehingga kemacetan bukan lagi cuma di hari-hari libur.

Tapi, di hari-hari biasa juga sudah sering dijumpai kemacetan parah mengakibatkan antrian mobil dari kedua arah sangat panjang.

Hal itu tentu sangat merugikan perekonomian masyarakat beberapa kabupaten yang melintas, termasuk kerugian pariwisata Karo,”tutur Terkelin.

Dibukanya jalur penghubung ini, desa Kuta Rayat (Kabupaten Karo) desa Telagah (Kabupaten Langkat) akan meningkatkan perekonomian masyarakat. Sebab, terbuka jalur distribusi barang yang relatif lebih cepat dan murah. “Derasnya tuntutan masyarakat agar jalur Karo-Langkat dijadikan sebagai jalur alternatif, sangat wajar, mengingat seringnya macat parah jalur utama Medan-Berastagi,” ujarnya.

Ditambahkan Bupati Karo, hasil kunjungan pihaknya bersama Kepala BPBD Provsu ke lapangan melintasi jalan tembus Karo-Langkat, belum terlihat sentuhan pembangunan oleh Pemprovsu.

“Jalan tembus Karo-Langkat yang masuk link jalan provinsi diprediksi akan dilakukan perbaikannya sekitar pertengahan tahun 2018 ini,” jelasnya.

Mudah-mudahan tidak ada lagi kendala apapun dilapangan setelah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehuatanan sudah mengeluarkan ijin pinjam pakai maupun dari pihak Unesco yang mengelola kawasan TNGL sudah memberikan rekomendasi.

“Jika nanti jalan ini (Karo-Langkat) sudah bagus, tentunya sangat membantu masyarakat sekitar Sinabung, bila sewaktu-waktu terjadi erupsi Gunung Sinabung memudahkan evakuasi dengan cepat,” jelasnya.

Sementara Riadil Akhir Lubis mengakui, baru pertama kali ini melewati jalan tembus Karo- Langkat untuk mengecek jalur evakuasi bila bencana erupsi gunung Sinabung yang dapat mengancam jiwa keselamatan masyarakat, patut diprioritaskan perbaikan jalannya.

Riadil memastikan, paling lama bulan Oktober-September tahun 2018 akan ditingkatkan pembangunannya oleh Dinas PUPR Provsu dengan anggaran APBD Provsu. Jalan yang hanya berkisar 5 km panjangnya melewati kawasan TNGL ditempuh dengan waktu sekitar 1 jam,

Nah jika nanti jalan ini mulus setelah diperbaiki, tentunya tidak akan sulit lagi dilewati, maka jarak tempuh 5 km dapat ditempuh dengan waktu 10-15 menit, ini sangat menguntungkan bagi masyarakat ke dua kabupaten, khususnya masyarakat sekitar Gunung Sinabung, sebagai jalur Evakuasi tercepat di saat Gunung Sinabung mengamuk.

Hal senada dikatakan Ketua TP PKK Kabupaten Karo, Ny Sariati Terkelin Brahamana. Tidak menyangka jalan tembus Karo-Langkat sangat indah pemandangannya.

 “View nya cukup bagus dan menantang, cocok bagi penikmat wisata alam,” ujarnya. (karodaily/harianandalas.com/rta)

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.