Friday, 19 April 2019
redaksi@karodaily.com
FokusKaro Today

Dedi Iskandar Batubara: Tinggalkan Shalat Berarti Hancurkan Agama

Tabligh akbar bersama Ustadz Dedi Iskandar Batubara, Ustadz Acong dan Ustadz Tuah Aman

AL USTADZ Dedi Iskandar Batubara saat memberikan tausiahnya di Jambur Lembah Katisan Kecamatan Berastagi, Sabtu (29/12/2018) malam. (KARODAILY.com/adhif)

KARODAILY.com, BERASTAGI – Al Ustadz Dedi Iskandar Batubara menekankan pentingnya menjaga ibadah shalat. Konsisten dalam mendirikan shalat merupakan salah satu ciri dari orang yang beriman. Sebaliknya, dengan meninggalkan shalat justru bisa menyebabkan seseorang turut serta untuk menghancurkan agama Islam.

“Kita akan menjadi orang-orang yang ikut berkontribusi menghancurkan agama ini kalau kita meninggalkan shalat,” ujar pria yang akrab disapa Bang Dedi ini dalam tausiahnya pada Tabligh Akbar Peringatan maulid Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam 1440 H di Jambur Lembah Katisan Kecamatan Berastagi, Sabtu (29/12/2018) malam.

Dedi yang juga Ketua Komite III DPD RI ini mengatakan, dalam salah satu hadits, Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam menyebutkan bahwa shalat adalah tiang agama. Barang siapa yang mendirikannya, berarti dia mendirikan dan membangun agamanya.

“Barang siapa yang meninggalkannya, maka dia menghancurkan agamanya. Ciri orang beriman, dia melaksanakan shalat,” tutur ayah tiga anak yang kembali mencalonkan diri menjadi Anggota DPD RI mendatang dengan nomor urut 26 ini.

Dedi menambahkan, shalat sebenarnya merupakan pekerjaan yang ringan. Jika shalat dikerjakan hanya dalam waktu lima menit, dalam sehari shalat hanya menghabiskan waktu 25 menit dari 24 jam.

“Ringan sekali Allah minta kepada kita. Ada 24 jam sehari, Allah hanya minta 25 menit kita dibagi 5 kali untuk mengingatnya. Ukuran orang beriman, pasti mendirikan shalat,” katanya.

Dedi juga mengingatkan bagi orang tua yang membiarkan keturunannya meninggalkan shalat dan suami yang tidak acuh jika istrinya tidak shalat, berarti dalam keluarga tersebut bersama-sama berkontribusi menghancurkan agama Islam. Kelalaian tersebut, imbuh Dedi, juga akan menjadi penghalang bagi orang tua atau suami saat hendak masuk surga kelak.

“Kalau anak-anak kita tinggalkan imannya tidak kuat, pengetahuannya tidak cukup, kita yang tersandera ketika berhadapan kepada Allah Subhanahu wata’ala,” katanya.

Kunjungan Al Ustadz Dedi Iskandar Batubara merupakan rangkaian tabligh akbarnya di Kabupaten Karo bersama Al Ustadz Tuah Aman dan Al Ustadz Junaidi Al Faqhi atau yang lebih dikenal dengan Ustadz Acong. Selain di Berastagi, mereka juga akan mengisi tabligh akbar di Masjid Agung Kabanjahe, Minggu (30/12/2018) usai Shalat Subuh. (kd/adhif)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.