Saturday, 20 April 2019
redaksi@karodaily.com
AgroDistrict

Fantastis… Buah Kentang Desa Bukit Capai Berat 4 Kg/ Batang

KaroDaily,DOLAT RAYAT-Buah kentang milik Lisinius Tarigan di Desa Bukit, Kecamatan Dolat Rayat, Kabupaten Karo, dinilai luar biasa dan pantastis karena menghasilkan panen buah dengan berat total  1,5 kg sampai 4 kg per batang.

“Secara umum produksi buah kentang di Kabupaten Karo paling tinggi hanya rata-rata  0,8 kilogram hingga 1 kilogram per batang. Itu sudah termasuk  cukup tinggi dan berhasli baik. Namun hasil panen kentang pak Tarigan ini luar biasa dan tidak pernah ditemukan sebelumnya ,” ujar Zamal Pasaribu selaku petugas penyuluh lapangan (PPL) swasta dari Pt Syngenta  kepada wartawan di sela-sela pelaksanaan panen kentang di lahan Demplot milik Lisinius Tarigan di Desa Bukit, (30/08/2017).

Hal senada juga disampaikan   PPL dari Dinas Pertanian Kabupaten Karo, Hanna Linda Br Tarigan,SP.

Selama ini saya tidak pernah melihat hasil panen kentang seperti ini. Ini luar biasa dan sangat memuaskan,”  ujar Hanna  yang sudah lama akrap mendampingi dan membimbing petani di Desa Bukit yang umumnya bermata pencaharian sebagai petani.

Kepala UPT Dinas Pertanian Kecamatan Dolat Rayat, Jamson Sagala ,SP,MP yang juga hadir di lapangan mengatakan , adanya hasil panen kentang milik warga di Desa Bukit yang cukup pantastis tersebut tentunya menjadi perhatian dan memiliki daya tarik sendiri dalam rangka peningkatan produksi hasil panen petani.

Hal ini  kata Sagala, dapat dijadikan sebagai bahan study banding bagi para petani atau kelompok tani  dalam rangka meningkatkan hasil panen sekaligus meningkatkan penghasilan para petani ,khususnya petani kentang di Kabupaten Karo atau daerah lainnya.  Kepada Lisinius Tarigan dia berharap agar dapat berbagi ilmu dan pengalamannya dalam bercocok tanam kentang kepada petani lain agar dapat meningkatkan produksi panen kentang.

Meninjau

Camat Dolat Rayat, Tetap Ginting,S.Sos  yang  mendengar khabar adanya panen kentang seberat 4 kilogram per batang dari Kepala Desa Bukit, Lisma Sembiring, langsung turun ke lapangan bersama Kasubbag Umum, Basita Bukit,SH.

Untuk membuktikan kebenaran informasi tersebut , Camat Dolat Rayat bersama dengan pemilik lahan  Lisinius Tarigan, ketua kelompok tani Taruna Bina Tani (TBT) Yunus Sembiring  yang juga sebagai petani Teladan Sumatera Utara tahun 2017 dari Desa Bukit, kepala UPT Pertanian Jamson Sagala dan anggota kelompok tani TBT melakukan panen bersama. Ternyata informasi tersebut benar.

Menurut pengakuan Lisinius Tarigan, ia merasa terkejut dan bangga dengan hasil panen kentangnya yang cukup pantastis. Karena selama ini dia tidak pernah mendapatkan hasil panen buah kentang seperti itu.

Lisinius yang akrap dipanggil dengan bapak Putri ini mengaku bibit tanaman kentang yang di panen tersebut tidak ada istimewanya. Karena diperoleh dari hasil lelesan dari panen kentang temannya.  Bahkan bibit yang menghasilkan panen yang diperhitungkan dengan rata-rata 2,2 kilogram hingga 2,5 kilogram tersebut  sudah merupakan generasi ke Sembilan.

Ketika ditanya bagaimana bisa hasil panennya sangat memuaskan. Ia juga kurang tau bagaimana bisa demikian.

“Mungkin karena pengolahan lahan dan  perlakuan terhadap tanaman berbeda dengan lainnya. Selain itu juga tidak terlepas dari bimbingan dan arahan dari PPL yang ada dan kerjasama dengan kelompok tani TBT” ujar Tarigan.

Menurutnya sebelum dilakukan penanaman terlebih dahulu dilakukan penggemburan tanah lahan dengan traktor sebanyak dua kali sehingga tanah betul-betul sudah gembur dan sempurna.  Jarak tanam gundukan tanah 35 cm. Setelah dilakukan penanaman diberikan pemupukan  petro organic sebanyak 520 kilogram dan notayam sebanyak 250 kilogram untuk 3000 batang di atas lahan seluas sekitar 0,5 hektar.

Kata Tarigan kentang yang dipanen  tersebut  berusia sekitar 120 hari dan sudah dilakukan penan dengan dua tahap. Buah kentang yang dipanen tersebut sudah di tawar oleh pembeli dengan harga Rp. 8.000 per kilogram.

Camat Dolat Rayat Tetap Ginting, sangat meng apresiasi hasil produksi kentang milik warga tersebut. Dia berharap agar petani lainnya, terutama yang satu kelompok dengan Lisinius dapat belajar dari pengalaman teman satu kelompok tani  agar juga dapat menghasilkan panen yang memuaskan. Dia juga berharap agar tetap menjaga kekompakan sesama kelompok tani dan menjalin kerjasama yang baik dengan pihak PPL baik dari pemerintah maupun dari pihak swasta. (karodaily/rel/pemkec dolat rayat).

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.