Tuesday, 23 April 2019
redaksi@karodaily.com
Kabar SiosarNusantara

Jokowi Targetkan Pembangunan Huntap 1.080 KK Warga Sinabung Selesai 2018

KaroDaily,SIOSAR– Presiden Joko Widodo berharap relokasi pengungsi Gunung Sinabung untuk 1.873 KK (kepala keluarga) akan rampung akhir tahun 2017. Sedangkan sisa dari target relokasi sekitar 1.080 kepala keluarga pada diselesaikan pada tahun 2018.

Hal itu diungkapan Presiden Joko Widodo, Sabtu (14/10/2017) saat mengunjungi kawasan relokasi Sinabung Tahap I untuk 370 Kepala Keluarga yakni Desa Bekerah, Simacem dan Sukameriah, Kecamatan Merek yang telah selesai.

“Sebagian relokasi ini akan diselesaikan akhir tahun 2017. Relokasi untuk 1.873 KK (kepala keluarga) kita harapkan selesai tersebar di 14 hamparan pada akhir tahun ini,” ujarnya sebagaimana dilansir patrolinews.com.

Jokowi mengatakan pemerintah akan menyelesaikan sisa dari target relokasi sekitar 1.080 kepala keluarga pada 2018. Sebab, kata dia, ini sudah merupakan penetapan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengenai lokasi yang akan digunakan.

Kedatangan Jokowi tersebut untuk mengunjungi rumah hunian tetap pengungsi Gunung Sinabung di kawasan Siosar dan mengecek langsung relokasi tahap II yang sedang dikerjakan serta melihat kelangsungan hidup warga pengungsi di Siosar.

Dalam kunjungannya, Jokowi didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei, Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi dan wakilnya Nurhajizah Marpaung, Pangdam I/BB Mayjen TNI Cucu Somantri, Kapoldasu Irjen Pol Paulus Waterpauw, Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH dan wakilnya Cory Sebayang, Dandim 0205/TK Letkol Inf Agustatius Sitepu dan Kapolres Karo AKBP Rio Nababan, Sik dalam peninjauan relokasi di Siosar.

Sementara, Kepala BNPB Willem Rampangilei mengatakan relokasi bagi pengungsi Sinabung dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama di Siosar telah selesai untuk 370 kepala keluarga. Selanjutnya tahap kedua untuk 1.682 KK dan tambahan 181 KK dilakukan relokasi mandiri di 14 hamparan lahan. “Relokasi lahan pemukiman ini juga digunakan sebagai lahan pertanian. Setiap keluarga mendapatkan jatah untuk lahan pertanian tersebut. Masing-masing menerima setengah hektare,”terangnya.

Penanganan pengungsi Sinabung sampai sekarang masih berlanjut. Sejak 2013, hampir setiap hari terjadi letusan di Gunung Sinabung. Sebelumnya, selama 1.200 tahun Gunung Sinabung tak pernah meletus. Sinabung sempat kembali meletus freatik pada 2010 hingga 2011.

“Hingga saat ini belum ada tanda-tanda letusan Gunung Sinabung akan berakhir. Sampai sekarang belum bisa diprediksi kapan letusan gunung ini akan berhenti,”pungkasnya. (karodaily/patrolinews.com)

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.