Tuesday, 23 April 2019
redaksi@karodaily.com
AgroCSRDanau TobaSimalungun

Kick Off Penanaman Kopi di Daerah Tangkapan Danau Toba oleh PT. Tirta Sibayakindo dan LPPM IPB Disambut Hangat Masyarakat

KaroDaily,PARAPAT – PT. Tirta Sibayakindo dan Lembaga Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat (LPPM) Institut Pertanian Bogor (IPB) bersama masyarakat Kelurahan Sipolha Horison, Kecamatan Pematang Sidamanik,Kabupaten Simalungun melakukan kick off penanaman kopi di daerah tangkapan air Danau Toba,Sabtu (09/09/2017).Kegiatan ini erat kaitannya dengan Danau Toba sebagai salah satu destinasi wisata utama tingkat nasional.

Program “Budidaya Sehat Penanaman Kopi” sendiri merupakan tindak lanjut dari kerjasama multipihak antara Direktorat Jendral  BPDAS-PL, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI dengan beberapa BUMN dan BUMS yang beroperasi di Sumatera Utara.

Pada sambutannya, Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Hutan Lindung (BPDASHL) Wampu Sei Ular,Ir. Heru Winarto M.Si, mengatakan program yang sejalan dengan upaya konservasi guna merehabilitasi lahan pada daerah tangkapan air Danau Toba, secara luas bertujuan sebagai daya dukung pengembangan Danau Toba menjadi daerah tujuan wisata nasional yang lebih baik dan representative.

Progam ini di tingkat local juga menuai dukungan. Sebagaimana disampaikan Camat Pematang Sidamanik Damanik, dibutuhkan keberlanjutan dari kegiatan ini agar kedepan Nampak hasil nyata pada naiknya pendapatan masyarakat.

“Kami mengharapkan kerjasama multi pihak ini dapat berjalan dengan baik dan berlanjut, karena ada harapan bagi peningkatan pendapatan bagi masyarakat sekitar,”ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pabrik PT. Tirta Sibayakindo, Muhmad Effendi, melalui Esron Siringoringo selaku Stakeholder Manager mengatakan bahwa AQUA Grup sebagai perusahaan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) berkomitmen untuk mendukung upaya perlindungan dan pelestarian daerah aliran sungai, terutama pada daerah tangkapan air khususnya di wilayah kerja pabrik AQUA berada.

“Kita juga berharap agar program ini mendapat dukungan dari multi pihak yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat sekitar Kecamatan Pematang Sidamanik,”terangnya.

Pada kegiatan penanaman kopi ini, PT. Tirta Sibayakindo dan LPPM-IPB juga telah menempatkan tenaga professional lapangan untuk melakukan pendampingan dan pendekatan masyarakat untuk menentukan bentuk strategi, lokasi dan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lokal.

Hal ini dirasakan penting agar penerapan strategi klinik pertanian dan penanaman kopi yang sesuai dengan konsep konservasi dapat menjadi pilihan bijak strategi dan objektif dari program ini.(karodaily/rel).

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.